Baterai mobil listrik biasanya bertahan selama 8-10 tahun atau 100.000-200.000 mil, tergantung pada faktor-faktor seperti iklim, kebiasaan pengisian daya, dan perawatan, menjadikannya komponen yang tahan lama pada kendaraan listrik. Kebanyakan produsen memberikan garansi baterai mobil listrik selama 8 tahun/100.000 mil, dengan beberapa merek mewah memperpanjang cakupan hingga 10 tahun/150.000 mil, sehingga memberikan perlindungan selama masa awal kritis baterai mobil listrik. Iklim memainkan peran penting: panas atau dingin yang ekstrem dapat mengurangi umur baterai mobil listrik, karena suhu tinggi mempercepat degradasi kimia, sedangkan cuaca dingin secara sementara mengurangi jarak tempuh namun berdampak jangka panjang lebih kecil jika baterai dikelola dengan baik. Kebiasaan pengisian daya juga memengaruhi seberapa lama baterai mobil listrik bertahan—menghindari pengisian cepat secara terus-menerus dan menjaga kapasitas baterai antara 20-80% (bukan mengisi penuh atau menguras baterai) dapat memperpanjang umurnya. Baterai mobil listrik modern dirancang untuk mempertahankan 70-80% kapasitas aslinya setelah 10 tahun, yang masih cukup memadai untuk sebagian besar kebutuhan berkendara sehari-hari. Dengan perawatan yang tepat, baterai mobil listrik dapat bertahan jauh melewati masa garansi, dan perkembangan teknologi baterai terus meningkatkan ketahanan, sehingga kekhawatiran mengenai seberapa lama baterai mobil listrik bertahan semakin berkurang sebagai penghambat kepemilikan.